Wilayah pesisir Lamongan sering kali menghadapi ancaman luapan air laut ke daratan, sehingga upaya untuk Cegah Banjir Rob harus menjadi prioritas utama bagi seluruh masyarakat pantai utara. Banjir rob terjadi ketika kenaikan permukaan air laut tidak mampu lagi dibendung atau dialirkan kembali ke laut karena saluran drainase yang tersumbat. Sampah plastik, sisa jaring nelayan, hingga tumpukan sedimen di parit-parit perkampungan nelayan sering kali menjadi penyebab utama air laut tertahan di pemukiman warga dalam waktu yang lama, merusak bangunan dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat pesisir.
Faktor kunci dalam strategi Cegah Banjir Rob adalah dengan menjaga aliran air di saluran drainase primer dan sekunder agar tetap lancar tanpa hambatan sampah. Ketika air laut naik ke darat, saluran air seharusnya berfungsi sebagai jalan keluar bagi air untuk kembali ke laut saat pasang surut. Namun, jika saluran tersebut dipenuhi sampah, air akan terperangkap dan menciptakan genangan yang berbau serta membawa bibit penyakit. Warga Lamongan di daerah pesisir harus memiliki kesadaran kolektif untuk tidak lagi menjadikan saluran air atau laut sebagai tempat pembuangan sampah akhir. Kerja bakti rutin untuk mengeruk lumpur dan sampah adalah tindakan nyata yang sangat berdampak.
Selain pembersihan rutin, langkah untuk Cegah Banjir Rob juga melibatkan penataan infrastruktur yang ramah lingkungan. Pembangunan tanggul atau pintu air yang dilengkapi dengan pompa otomatis sangat membantu, namun alat-alat tersebut akan cepat rusak jika terhambat oleh sampah yang masuk ke dalam mesin pompa. Oleh karena itu, pemasangan jaring sampah di mulut-mulut saluran air sangat disarankan agar sampah tidak masuk ke area vital. Kesadaran untuk memilah sampah plastik dari rumah juga akan sangat membantu karena plastik adalah jenis limbah yang paling sering menyumbat gorong-gorong dan sulit terurai, yang memperparah kondisi banjir rob di Lamongan.
Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat harus terus mensosialisasikan pentingnya menjaga kebersihan saluran drainase sebagai bagian dari mitigasi bencana Cegah Banjir Rob. Edukasi mengenai perubahan iklim yang menyebabkan kenaikan air laut juga penting agar masyarakat paham bahwa tantangan di masa depan akan semakin berat, sehingga menjaga kebersihan lingkungan adalah syarat mutlak untuk bertahan. Mari kita jaga pesisir Lamongan agar tetap asri dan terbebas dari genangan air laut. Dengan saluran air yang bersih dan berfungsi maksimal, dampak banjir rob dapat diminimalisir, sehingga kehidupan masyarakat pesisir tetap berjalan normal dan produktif tanpa rasa cemas setiap kali pasang datang.