Hujan deras yang mengguyur wilayah Lamongan sejak Selasa malam hingga Rabu dini hari, 30 April 2025, menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir. Salah satu dampak signifikan akibat banjir ini adalah terhanyutnya dua unit sepeda motor di ruas Jalan Raya Nasional Lamongan-Babat, tepatnya di Desa Plosowahyu, Kecamatan Lamongan Kota. Insiden ini menjadi perhatian serius bagi para pengguna jalan dan petugas terkait.
Informasi yang berhasil dihimpun dari lapangan menyebutkan bahwa akibat banjir dengan ketinggian air mencapai 50 hingga 70 sentimeter di ruas jalan tersebut membuat arus air menjadi sangat deras. Dua pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan air tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga akhirnya terseret arus dan kedua motor mereka hanyut ke area persawahan di sisi jalan. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, saat volume air banjir mencapai puncaknya.
Petugas dari Satlantas Polres Lamongan yang segera tiba di lokasi setelah menerima laporan, langsung melakukan penanganan dan membantu mengevakuasi kedua pengendara yang selamat namun mengalami syok. Menurut keterangan salah satu petugas, Bripka Agus, akibat banjir yang cukup tinggi dan arus yang kuat, sangat berbahaya bagi kendaraan roda dua untuk melintas. “Kami sudah memberikan imbauan kepada para pengendara sepeda motor untuk tidak melintas jalur ini demi keselamatan mereka,” ujarnya di lokasi kejadian.
Proses evakuasi kedua sepeda motor yang terhanyut akibat banjir cukup sulit karena harus dilakukan di area persawahan yang juga tergenang air. Dengan bantuan warga sekitar dan peralatan seadanya, kedua motor tersebut akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi beberapa jam kemudian. Kerugian materi akibat kejadian ini diperkirakan mencapai jutaan rupiah.
Selain menyebabkan kendaraan terhanyut, akibat banjir di Lamongan juga mengakibatkan sejumlah ruas jalan lainnya tergenang, mengganggu aktivitas lalu lintas dan mobilitas warga. Beberapa sekolah juga terpaksa meliburkan kegiatan belajar mengajar karena akses jalan menuju sekolah terputus oleh banjir. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan terus melakukan pemantauan kondisi banjir dan menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak, terutama di wilayah-wilayah yang kondisinya cukup parah seperti di Kecamatan Lamongan Kota, Karangbinangun, dan Glagah.
Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, diminta untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang tinggi demi menghindari kejadian serupa. Informasi terkini mengenai kondisi banjir dan jalur alternatif terus diupayakan untuk disebarluaskan kepada masyarakat.